UNIVERSITAS
GUNADARMA
KELAS
2DB01
(Sistem
Informasi Manajemen1#)
DOSEN
:
Masimbangan
Susana Herawati
Mahasiswa:
Muhammad
Miqdad Nizam Fahmi
(37114413)
Tugas 2
Sistem informasi manajement
Sebutkan dan jelaskan langkah pendekatan sistem?
Penegertian Pendekatan
Sistem
Pendekatan
sistem Merupakan Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memastikan
bahwa masalah dipahami, solusi alternative dipertimbangkan dan solusi yang
dipilih bekerja.
Tahap dan Langkah
Pendekatan Sistem
- Usaha Persiapan
Mempersiapkan
manajer untuk memecahkan masalah = menyediakan orientasi sistem. Langkah :
ü Memandang perusahaan sebagai suatu sistem = menggunakan model sistem
umum perusahaan.
ü Mengenali sistem lingkungan = menempatkan perusahaan sebagai suatu
sistem dalam lingkungannya.
ü Mengidentifikasi subsistem perusahaan = subsistem sebagai bentuk
area-area fungsional, tingkat-tingkat manajemen sebagai subsitem, arus sumber
daya sebagai dasar membagi perusahaan menjadi subsistem.
- Usaha Definisi
Identifikasi
masalah : Suatu masalah ada atau akan ada.
Pemahaman
masalah : mempelajari untuk mencari solusi
Pemicu
masalah : sinyal umpan balik yang menunjukkan hal-hal lebih baik atau buruk.
Langkah :
ü Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem : Tiap tingkatan manajemen
adalah suatu subsistem.
Yang
dilakukan oleh seorang manajer : mempelajari posisi sistem dihubungkan dengan
lingkungan, menganalisis sistem menurut subsistem-subsistem.
ü Menganalisis bagian sistem dalam urutan tertentu. Pada saat mempelajari
tiap tingkat system, elemen-elemen sistem dianalisis secara berurutan :
a.
Mengevalusai standar : Standar
harus sah, realistic, dimengerti, terukur.
b.
Membandingkan output sistem dengan
standar
c.
Mengevaluasi Manajemen
d.
Mengevaluasi pemrosesan Informasi
e.
Mengevaluasi input dan sumber daya
input
f.
Mengevaluasi proses tranformasi
g.
Mengevaluasi sumber daya output
- Usaha Solusi
ü Mengidentifikasi solusi alternative
Manajer
harus mengidentifikasi bermacam-macam cara untuk memecahkan permasalahan yang
sama. Contoh : computer tidak dapat menangani volume aktifitas kegiatan
perusahaan, alternatifnya : menambah computer, mengganti computer, mengganti
dengan jarinagan computer.
ü Mengevaluasi solusi alternative : mempertimbangkan kerugian dan
keuntungan dari setiap alternative
ü Memilih solusi terbaik : mengambil satu alternative
ü Menerapkan solusi terbaik
ü Membuat tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu efektif :
Manajer harus memastikan solusi mencapai kinerja yang direncanakan.
2. Sebutkan beberapa sifat pengolahan data yang
membedakan dengan aplikasi yang lain ?
·
Pengolahan
data menjalankan tugas yang penting; Pengolahan data adalah aktivitas yang
diperlukan.
·
Mengikuti
prosedur standar secara relative; Peraturan dan latihan yang diterima
menjelaskan cara pengolahan data yang akan dilakukan.
·
Menghimpun
data yang detail atau lengkap.
Karena record pengolahan data menunjukan aktivitas perusahaan secara lengkap, maka ia akan jadi alat untuk merekontruksi kembali tindakan/transaksi tersebut secara urut jika record diperlukan. Kronologi itu disebut dengan audit trail.
Karena record pengolahan data menunjukan aktivitas perusahaan secara lengkap, maka ia akan jadi alat untuk merekontruksi kembali tindakan/transaksi tersebut secara urut jika record diperlukan. Kronologi itu disebut dengan audit trail.
·
Mempunyai
fokus historis yang paling utama.
·
Memberikan
informasi pemecahn masalah minimal.
3. Berikan
contoh sebuah system pakar atau expert system?
Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia
mengenai suatu bidang spesifik.
Bentuk umum
sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang
menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai
suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut.
sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu
rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini
memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan.
Berikut contoh
sebuah system pakar atau expert system:
Penerapan Sistem
pakar dalam Industri / MANUFAKTUR
MANUFAKTUR di definisikan sebagai
urutan-urutan kegiatan yang saling berhubungan meliputi perancangan,
perencanaan, pemilihan material, produksi, pengontrolan kualitas, menajemen
serta pemasaran produk. Proses manufaktur yang penyelesaiannya dapat dibantu
oleh system pakar antara lain :
Sistem Pakar
Dalam Perancangan
PRIDE(Pinch Roll
Interactive Design Expert / Environment). Sistem pakar ini digunakan untuk
merancang system pengaturan kertas untuk mesin fotocopy. Sistem ini membuat
rancangan dengan representasi pengetahuan tentang rancangan berdasarkan
kumpulan goal, metoda perancangan, generator dan aturan-aturan yang
terstruktur.
System Pakar
Dalam Perencanaan
Wood Trus
fabrication Application merupakan contoh system pakar dalam proses perencanaan.
System ini dibuat dengan menggunakan shell sitem pakar SPS (Semi Intelligent
Process Selector).
Sistem Pakar
Dalam Penjadwalan
Sistem pakar
juga digunakan dalam penjadwalan, dibawah ini adalah beberapan contoh kegunaan
system pakar dalam penjadwalan :
- Contionuous Caster Steel Mill
Scheduling Application
System pakar ini
berbasis fuzzy logic yang dibuat untuk monitoring on line dan penjadwalan
continuous caster steel mill.
Continuous
caster stell mill mengolah material seperti scrap, pig iron dan refined ore
melalui proses tertentu untuk menghasilkan lempeng baja yang memiliki kulitas
dan komposisi sesuai kebutuhan.
- Master Production Scheduling
Aplication (MPS)
Sistem pakar ini
dikembangkan untuk melakukan penjadwalan produksi master untuk manufaktur
Integrated Circuit (IC). Master Production Scheduling (MPS) merupakan aktivitas
perencanaan yang sangat luas, yang mengatur dan mengkoordinasi fase-fase
berurutan proses penjadwalan manufaktur tertentu.
Sistem Pakar
Dalam Proses Kontrol
Beberapa contoh
penggunaan system pakar dalam proses control adalah sebagai berikut :
- Aluminium Foil Rolling Flatness
control Appilcation
System pakar ini
merupakan system pakar yang dibuat mengontrol kekaratan aluminium foil secara
otomatis. System ini menyesuaikan bentuk pola target menurut karakteristik
material dan kondisi pengoperasiannya.
- Blast Furnace Heat Control
Application
System pakar ini
dibuat untuk mengontrol tingkat panas blast furnace (tanur).
Sistem Pakar
Dalam Production Planning Dan Production Control
Perencanaan
produksi dilakukan dalam hal kuantitas, waktu, kapasitas dan biaya pengendalian
produksi meliputi penyelesaian pesanan, pengawasan pesanan dan pengamanan
kualitas.
Manfaat system pakar dalam proses
MANUFAKTUR / industry adalaah sebagai berikut :
1) Meningkatkan produktivitas
2) Mengambil alih keahlian yang langka
3) Memudahkan pengoperasian peralatan
4) Kemampuan bekerja dengan informasi yang
tidak pasti dan tidak lengkap
Penerapan Sistem
Pakar Dalam Bidang Pendidikan / Ilmu Pengetahuan
Penelitian
tentang penggunaan system pakar dalam bidang pendidikan dilakukan oleh prof.
Gordon S. Novack Jr. pada Universitas of Texas, Austin, tahun 1990. Aplikasi
system pakar ini diberi nama ISAAC yang memiliki parser yang mampu membaca
kalimat (dalam bahasa Inggris) dalam kecepatan 5000 kata/menit dan mampu
menyelesaikan soal-soal Fisika Mekanik (Statika) dalam waktu kurang dari 5
menit. Aplikasi ini dikerjakan oleh 1
tim terdiri dari 60 0rang dan membutuhkan waktu 1 tahun. (E.S. Handbook, 1992).
Aplikasi lain
yang terkait dengan hal diatas adalah system pakar mengenai penjelasan
soal-soal fisika serta pemhaman teori lebih mendalam dengan menggunakan metoda
pendekatan komputasi.(Ohlsson, 1992).
Aplikasi system
pakar dalam bidang matematika yang dilakukan oleh Yibin dan Jian Xiang tahun
1992. System pakar ini menyelesaikan soal-soal diferensial dan Integral yang
diberi nama DITS.(Forcheri, 1995).
Studi system
pakar untuk proses belajar Fisika dilakukan oleh seorang dosen Fisika yang menempuh
pendidikan S2 pada salah satu perguruan tinggi di Jakarta.
Latar belakang
dari dilakukannya studi ini adalah karena Fisika merupakan disiplin ilmu yang
sangat fundamental yang menjadi dasar dari sains dan teknilogi.
Melihat
kepentingan tersebut, makan para siswa/mahasiswa perlu menguasai ilmu ini, tapi
kenyataannya sering dianggap momok oleh sebagian besa siswa/mahasiswa selain
itu juga kurangnya tenaga guru / dosen Fisika serta kurangnya sarana prasarana
yang diperlukan dalam proses belajar mengajar Fisika, seperti alat banto audio
maupun visual.
Dalam studi ini dibuat aplikasi
sitem pakar yang mampu menyelesaikan persoalan rangkaian arus bolak-balik yang
terdiri dari komponen resistor dan inductor baik seri maupun pararel.
Penerapan Sistem
Pakar Dalam Bisnis
1. Sistem Pakar dalam Pembe;lian
System ini
berfungsi untuk menilai dan memilih pemasok SUPPLIER) dengan pertolongan dan
pengiriman barang secara optimal, dimana dalam hal ini menunjang pemasok yang
potensial. Dalam hal operasi, maka system ini mempunyai fungsi penasihat kepada
pembeli.
2. Sistem Pakar mengenai suku cadang
mesin percetakan
Sistem ini
menunjang pengujian secara teknis dari pesanan langganan dalam mesin cetak dan
suku cadang yang diinginkan.
3. System pakar mengenai konsultasi
program bantuan kredit bank
System ini
membantu pada konsultasi tentang program kredit bantuan pada institusi public,
4. System pakar mengenai strategi
perencanaan
System ini
berbasis system penunjang keputusan ( Dicision Support system) untuk strategi
perencanaan produk yang dikembangkan dari integrasi system konvensional dan
prototip system pakar.
Sistem Pakar
pada bidang Kecerdasan Buatan
Artificial
Intelligence atau Kecerdasan Buatan adalah suatu sistem informasi yang
berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia
dalam sebuah sistem teknologi informasi sehingga sistem tersebut memiliki
kecerdasan seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dikembangkan untuk
mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah, biasanya
diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misal pengolahan citra,
perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi
yang berbasis komputer.
Kecerdasan
buatan didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas
buatan. Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) adalah bagian dari ilmu
komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan
pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik
daripada yang dilakukan manusia.
Menurut John
McCarthy, 1956, AI: untuk mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir
manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia.
Cerdas = memiliki pengetahuan + pengalaman, penalaran
(bagaimana membuat keputusan dan mengambil tindakan), moral yang baik.
Manusia cerdas
(pandai) dalam menyelesaikan permasalahan karena manusia mempunyai pengetahuan
& pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari belajar. Semakin banyak bekal
pengetahuan yang dimiliki tentu akan lebih
mampu menyelesaikan
permasalahan. Tapi bekal
pengetahuan saja tidak
cukup, manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran,mengambil
kesimpulan berdasarkan pengetahuan & pengalaman yang dimiliki. Tanpa
memiliki kemampuan untuk menalar dengan baik, manusia dengan segudang
pengalaman dan pengetahuan tidak
akan dapat menyelesaikan masalah
dengan baik.
Demikian juga
dengan kemampuan menalar yang sangat
baik,namun tanpa bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai,manusia juga
tidak akan bisa menyelesaikan masalah dengan baik. Agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti & sebaik
manusia) maka harus diberi bekal pengetahuan & mempunyai kemampuan untuk
menalar.
Selain itu
sistem pakar juga di gunakan dalam hal beikut:
1. Kontrol.
Contoh pengembangan banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, di mana
dengan kemampuan sistem pakar dapat dilakukan kontoro terhadap cara pengobatan
dan perawatan melalui sensor data atau kode alarm dan memberikan solusi terapi
pengobatan yang tepat bagi si pasien yang sakit.
2. Desain. Contoh sistem pakar di bidang ini adalah PEACE yang dibuat oleh
Dincbas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik. Contoh lain adalah sistem pakar untuk membantu desain komputer dengan komponen-komponennya.
3. Diagnosis. Pengembangan sistem pakar terbesar adalah di bidang diagnosis penyakit, diagnosis kerusakan mesin kendaraan bermotor, diagnosis kerusakan komponen komputer, dan lain-lain.
4. Intruksi. Intruksi merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, di mana sistem pakar dapat memberika instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan. Contoh pengembangan sistem pakar di bidang ini adalah sistem pakar untuk pengajaran bahasa Inggris, sistem pakar untuk pengajaran astronomi dan lain-lain.
5. Interpretasi. Sistem pakar yang dikembangkan dalam bidang interpretasi melakukan proses pemahaman akan suatu situasi dari beberapa informasi yang direkam. Contoh sistem yang dikembangkan dewasa ini adalah sistem untuk melakukan sensor gambar dan suara kemudian menganalisanya dan kemudian membuat suatu rekomendasi berdasarkan rekaman tersebut.
6 Monitor. Sistem pakar dibidang ini banyak digunakan militer, yaitu menggunakan sensor radar kemudian menganalisanya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut.
7. Perencanaan. Perencanaan banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan suatu proyek, di mana sistem pakar dalam membuat perencanaan suatu pekerjaan berdasarkan jumlah tenaga kerja, biaya dan waktu sehingga pekerjaan lebih efisien dan lebih optimal.
8. Prediksi. Sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian masa mendatang berdasarkan informasi dan model permasalahan yang dihadapi. Biasanya sistem memberikan simulasi kejadian masa mendatang tersebut, misalnya memprediksi tingkat kerusakan tanaman apabila terserang hama dalam jangka waktu tertentu. Program ini dibuat pada tahun 1983 oleh Boulanger dengan nama PLANT.
9. Seleksi. Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasikan pilihan kemungkinan solusi. Biasanya sistem mengidentifikasikan permasalahan secara spesifik kemudian mencoba untuk menemukan solusi yang paling mendekati kebenaran.
10. Simulasi. Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang ada dan menampilkan dalam bentuk simulasi. Contoh adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, di mana program tersebut mampu menganalisa hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca
-
4. Menurut
Gordon B.Davis dalam buku ‘Kerangka dasar SIM’, SIM adalah :
‘Sistem Informasi Manajemen adalah Suatu serapan teknologi baru kepada
persoalan keorganisasian dalam pengolahan transaksi dan pemberian informasi
bagi kepentingan keorganisasian’. (Gordon
B.Davis,1985;23).
-
Masih
menurut Gordon.B Davis, dalam buku ‘Analisis dan Desain informasi’ SIM’, adalah
:
‘Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu sistem yang melakukan
fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi
organisas’i.Jogiyanto,2005,15).
( Robert G. Murdick, Sistem Informasi Manajemen) Sistem informasi
manajemen adalah suatu kelompok orang, seperangkat pedoman dan petunjuk,
peralatan pengolah data ( seperangkat elemen ) memilih, menyimpan, mengolah dan
mengambil kembali data ( mengoperasikan data dan barang ) untuk mengurangi
ketidakpastian pada pengambilan keputusan ( mencari tujuan bersama ) dengan
menghasilkan informasi untuk manajer pada waktu mereka dapat menggunakannya
dengan paling efisian ( menghasilkan informasi menurut waktu rujukan ).
Referensi:
murtiwiyati.staff.gunadarma.ac.id/.../chapter+10.pdf



0 komentar:
Posting Komentar