T2_32114382 ( CHRISTIAN FRITS BODE )
TUGAS
SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN PERTEMUAN KE-2
1.
Sebut
dan jelaskan langkah penadekatan sistem?
Jawab
:
Pendakatan
sistem ialah proses dimana pemecahan masalah secara sistematis bermula dari
John Dewey, seorang professor filosofi
di Columbia University pada awal abad ini.
Dalam
bukunya 1910 diidentifikasi ada 3 seri penilaian dalam memecahkan suatu kontroversi
yang memadai :
1)
Mengenali kontroversi.
2)
Menimbang klaim alternatif.
3)
Membentuk penilaian.
Tahap dan langkah-langkah pendekatan
sistem :
Tahap
I : Usaha Persiapan Langkah
Ø :
Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
Ø :
Mengenali sistem lingkungan.
Ø :
Mengidentifikasi subsistem perusahaan.
Tahap II : Usaha
Definisi Langkah
Ø :
Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.
Ø :
Menganalisa bagian sistem dalam urutan tertentu.
Tahap
III : Usaha Solusi Langkah
Ø :
Mengidentifikasi solusi alternatif.
Ø :
Mengevaluasi solusi alternatif.
Ø :
Memilih solusi terbaik.
Ø :
Menerapkan solusi terbaik.
Ø :
Membuat tindak lanjut bahwa solusi itu efektif.
2.
Sebutkan beberapa sifat pengolahan data yang
membedakan dengan aplikasi yang lain ?
Jawab :
Ø Menjalankan
tugas penting. Seperti dijelaskan diatas , perusahaan tidak memilih apakah ia
melakukan pengolahan data atau tidak. Pengolahan data adalah aktivitas yang
diperlukan.
Ø Mengikuti
prosedur standar secara relative. Peraturan dan latihan yang diterima menguraikan
atau menerangkan cara pengolahan data yang akan dilakukan. Organisasi dari
segala jenis pada dasarnya mengolah datanya dengan cara yang sama. Perusahaan
akutansi, seperti Arthur Andersen dan Price Waterhouse melakukan audit buku
besar perusahaannya secara berkala untuk memastikan apakah mereka telah
mengikuti prosedur yang tepat.
Ø Mendapatkan
data yang lengkap. Karena record pengolahan data menggabarkan aktivitas
perusahaan secara lengkap, maka ia akan menjadi alat untuk merekonstruksi
kembali tindakan dan transaksi tersebut secara urut suatu saat jika record
tersebut diperlukan. Kronologi semacam itu disebut dengan audit trail.
Ø Mempunyai
focus historisa yang palin utama. Data yang dikumpulkan oleh sistem pengolahan
data biasanya menggambarkan apa yang terjadi di masa lalu. Hal inilah yang
terjadi pada suatu perusahaan yang menggunakan pengolahan batch. Dalam beberapa
kasus, manajemen merasa bahwa kebutuhan record akuntansi dengan batasan menit
tidak bisa menjamin iritnya pengeluaran pada sistem online. Namun demikian,
sepanjang harga hardware terus turun, akan lebih banyak perusahan yang
menerapkan sistem pengolahan data untuk merefleksikan aktivitas pada saat itu
maupun aktivitas yang telah lalu.
Ø Memberikan
informasi pemecahan masalah minimal. Sistemn pengolahan data menghasilkan
beberapa output informasi untuk manajer perusahaan. Laporan akuntansi standart,
seperti income statement dan balance sheet merupakan contohnya. Namun demikian
output informasi bukanlah merupakan tujuan utama dari sistem pengolahan data, tidak
seperti halnya dengan area aplikasi lain. Mengingat garis yang memisahkan
dengan aplikasi lain seringkali bersifat tidak jelas, maka pengolahan data
dapat dibedakan dengan adanya sifat diatas tersebut.
3.
Berikan contoh sebuah system pakar
atau expert system?
Jawab :
Sistem pakar dirancang untuk
memecahkan masalah kompleks dengan penalaran tentang pengetahuan, seperti
seorang ahli, dan bukan dengan mengikuti prosedur yang sebuah pengembang
seperti kasus dalam pemrograman konvensional. Sistem pakar pertama diciptakan
pada 1970-an dan kemudian berkembang biak pada 1980-an. Sistem pakar merupakan
salah satu bentuk benar-benar sukses pertama dari AI perangkat lunak. Sebuah
sistem pakar memiliki struktur yang unik, berbeda dari tradisional program .
Hal ini dibagi menjadi dua bagian,
satu tetap, independen dari sistem pakar: mesin inferensi, dan satu variabel:
basis pengetahuan. Untuk menjalankan sistem pakar, alasan mesin tentang
pengetahuan dasar seperti manusia. Pada 80 adalah bagian ketiga muncul: dialog
antarmuka untuk berkomunikasi dengan pengguna. Kemampuan untuk melakukan
percakapan dengan pengguna yang kemudian disebut “percakapan” . Dasar dari
sistem pakar yang sukses tergantung pada serangkaian prosedur teknis dan
pengembangan yang dapat dirancang oleh teknisi dan ahli terkait. Dengan
demikian, sistem pakar biasanya tidak memberikan jawaban definitif, tetapi
memberikan rekomendasi probabilistik.
Contoh penerapan SIM untuk expert system.
Ø Sebuah contoh dari sistem pakar di bidang keuangan adalah expert
system untuk hipotik . Departemen Pinjaman tertarik dalam expert system untuk
hipotek karena biaya tenaga kerja tumbuh, yang membuat penanganan dan
penerimaan pinjaman relatif kecil kurang menguntungkan. Mereka juga melihat
kemungkinan untuk standar, penanganan efisien pinjaman dengan menerapkan sistem
pakar(expert system), yang menghargai bahwa untuk penerimaan hipotek ada aturan
keras dan cepat yang tidak selalu ada dengan jenis lain pinjaman.
Ø Industri makanan menggunakan expert system untuk
menyimpan keahlian dari seorang ahli yang sudah mendekati masa pension.
Ø Pada tahap penganalisa data pada suatu perusahaan juga
dibutuhkan sumber data yang kemudian nantinya diolah dan disimpan pada suatu
system computer baik berupa jaringan.
4.
Sebutkan
perbedaan antara system informasi manajemen menurut Robert G murdik dan Gordon
B Davis.!
Jawab :
Menurut
Gordon B.Davis dalam buku ‘Kerangka dasar ‘SIM’ Sistem Informasi Manajemen adalah Suatu serapan teknologi baru kepada
persoalan keorganisasian dalam pengolahan transaksi dan pemberian informasi
bagi kepentingan keorganisasian’. (Gordon B.Davis,1985;23).
Masih
menurut Gordon.B Davis, dalam buku ‘Analisis dan Desain informasi ‘SIM’ Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu
sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang
mempengaruhi semua operasi organisas’i.Jogiyanto,2005,15).
(
Robert G. Murdick, Sistem Informasi Manajemen) Sistem informasi manajemen
adalah suatu kelompok orang, seperangkat pedoman dan petunjuk, peralatan
pengolah data ( seperangkat elemen ) memilih, menyimpan, mengolah dan mengambil
kembali data ( mengoperasikan data dan barang ) untuk mengurangi ketidakpastian
pada pengambilan keputusan ( mencari tujuan bersama ) dengan menghasilkan
informasi untuk manajer pada waktu mereka dapat menggunakannya dengan paling
efisian ( menghasilkan informasi menurut waktu rujukan ).
SUMBER :


0 komentar:
Posting Komentar