rss
twitter
    Universitas' Gunadarma

TUGAS SOFTSKILL JURNAL - SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

PENERAPAN SISTEM  INFORMASI DAN MULTIMEDIA DI
PT.TOYOTA ASTRA MOTOR


BIANCA AYU SARASWATI (32114158)
MANAJEMEN INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
JL. MARGONDA RAYA NO. 100 PONDOK CINA, DEPOK 16424



ABSTRAKSI

Dalam penelitian ini penulis menguraikan jurnal dengan judul Penerapan Sistem Informasi dan Multimedia di PT. Toyota Astra Motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sistem informasi dan multimedia sudah memenuhi unsur pengendalian intern pada perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan secara keseluruhan bahwa sistem manajemen yang diterapkan pada perusahaan telah memenuhi unsur pengendalian intern yang telah disusun dengan baik, akan tetapi pada unsur pengendalian intern dari sisi praktek yang sehat baik untuk penjualan tunai maupun kredit masih belum memenuhi unsur pengendalian intern.
Ruang lingkup kegiatan utama entitas anak meliputi perakitan dan penyaluran mobil, sepeda motor berikut suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pertambangan dan jasa terkait, pengembangan perkebunan, jasa keuangan, infrastruktur dan teknologi informasi.PT Toyota Astra Motor (TAM) adalah salah satu perusahaan terbesar distributor kendaraan produk Toyota.Saat ini, PT. TAM mempunyai cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan pusatnya berada di Jakarta.
Kata Kunci: Sistem Informasi dan Multimedia, Perusahaan distributor kendaraan




1)      PENDAHULUAN
    a. Latar Belakang

PT Astra International Tbk (“Perseroan”) didirikan pada tahun 1957 dengan nama PT Astra International Incorporated.  Pada tahun 1990, Perseroan mengubah namanya menjadi PT Astra International Tbk.Perusahaan ini telah tercatat di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 4 April1990.Saat ini mayoritas kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Jardine Cycle & Carriage's sebesar 50,1%.

Perseroan berdomisili di Jakarta, Indonesia, dengan kantor pusat di JI. Gaya Motor Raya No. 8, Sunter II, Jakarta. Ruang lingkup kegiatan Perseroan seperti yang tertuang dalam Anggaran Dasarnya adalah perdagangan umum, perindustrian, jasa pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan dan jasa konsultasi.Ruang lingkup kegiatan utama entitas anak meliputi perakitan dan penyaluran mobil, sepeda motor berikut suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pertambangan dan jasa terkait, pengembangan perkebunan, jasa keuangan, infrastruktur dan teknologi informasi. PT Toyota Astra Motor (TAM) adalah salah satu perusahaan terbesar distributor kendaraan produk Toyota.Saat ini, PT. TAM mempunyai cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan pusatnya berada di Jakarta. PT. TAM sendiri mempunyai divisi - divisi yang menangani penjualan produk ke pelanggan.Salah satunya yaitu divisi Duty Free Sales, yaitu divisi yang menangani penjualan produk Toyota yang dikhususkan untuk organisasi nonpemerintah/internasional maupun kedutaan asing di Indonesia.

Divisi Duty Free Sales saat ini mengolah data pelanggan dengan menggunakan aplikasispreadsheet, dimana aplikasi ini kurang efektif dalam perhitungan dan pencarian data yang kemungkinan akan bertambah dan akan selalu di-update. Selain itu, data yang ada pada  spreadsheet  tidak bisa diakses dan digunakan secara bersamaan, mengingat jumlah karyawan yang banyak dan keperluan akses data yang berbeda-beda. Serta laporan yang tidak dapat disediakan setiap saat, karena pencarian data dan pembuatan laporan membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu, PT TAM divisi Duty Free Sales membutuhkan sistem informasi yang membantu perusahaan melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan proses pengolahan informasi, pencarian, dan pelaporan menjadi lebih baik sehingga operasionalnya menjadi lebih efektif dan efisien.


    b. Rumusan Masalah

1.      Apakah sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan PT. Toyota Astra Motor?
2.      Apakah berhasil menggunakan sistem informasi tersebut?

    c. Tujuan Masalah

1.      Mengetahui sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan PT. Toyota Astra Motor.
2.      Mengetahui keberhasilan dengan sistem sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan PT. Toyota Astra Motor.


2)      METODE PENULISAN / PENELITIAN

OBJEK PENILITIAN

Sebagaimana tugas yang diberikan kepada saya untuk membuat analisa tentang sistem informasi dan multimedia pada suatu perusahaan. Akhirnya saya berfikir saya akan mengambil contoh perusaahaan PT. Toyota Astra Motor, salah satu yang menjadi daya tarik saya untuk menganalisa sistem informasi manajemen perusahaam ini adalah yang paling penting bahwa perusahaan ini perusahaan sepeda motor terbesar di Indonesia bahkan di dunia. Maka dari itu saya sangat ingin mengetahui bagaimana manajemen dalam perusahaan ini berjalan sehingga dapat menjadi perusahaan otomotif terbesar di Indonesia bahkan
di dunia sekalipun.


SUMBER DATA

Data yang diperoleh atas dua jenis data, yaitu :
  1. Data Primer, yaitu data yang diperoleh penulis melalui pengamatan langsung (survey) pada perusahaan yang menjadi objek penelitian.
     2. Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh penulis dengan
mempelajari dan menelaah serta mengumpulkan buku-buku referensi mengenai teori-teori yang berhubungan dengan system informasi manajemen perusahaan serta dengan cara mencari banyak sumber dari media internet , yang pada akhir pembuatan makalah ini akan saya lampirka link yang menjadi sumber materi pembuatan makalah ini.

TEKNIK PENGUMPULAN DATA

Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan:
  1. Teknik Wawancara
Yaitu mengadakan tanya jawab langsung dan diskusi secara langsung dengan pihak perusahaan, khususnya dengan bagian yang berhubungan dengan objek penelitian.
  2. Teknik Kepustakaan
Yaitu pengumpulan data dengan membaca buku, dan laporan laporan yang berhubungan dengan penelitian.
  3. Teknik Observasi
Yaitu metode pengumpulan data dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap aktivitas yang berhubungan dengan sistem akuntansi penjualan di perusahaan.

3)      PEMBAHASAN

Sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama -sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.Sistem juga merupakan  kumpulan elemen-elemen yang saling terkait dan bekerja sama untuk memproses masukan (input) yang ditujukan kepada sistem tersebut dan mengolah masukan tersebut sampai menghasilkan keluaran (output) yang diinginkan.
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mendukung kegiatan operasi pengolahan kebutuhan transaksi harian yang bersifat manajerial dan strategis dari suatu organisasi dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Pengolahan data pelanggan PT. TAM  masih menggunakan pencatatan secara spreadsheet. Data yang begitu banyak membutuhkan waktu untuk penyususan laporan dan juga  pencetakan dokumen. Oleh karena itu, dibangun sistem yang memudahkan perusahaan untuk pengolah data dan juga pelaporan. Dalam aplikasi di PT. TAM ini terdapat tiga aktor, yaitu Admin Gudang, Admin Toyota dan Manajer. Adapun tugas dari admin gudang yaitu memiliki hak akses untuk mengelola data mobil dan mengelola data user. Admin Toyota memiliki hak akses untuk mengelola data kedutaan dan data pelanggan. Sedangkan untuk manajer memiliki hak akses untuk mengubah status dokumen dan melihat laporan penjualan.
  A.     Analisis dan Perancangan
Analisis kebutuhan fungsional sistem pada kebutuhan fungsional ini, terdapat beberapa fungsi yang harus dibuat, diantaranya:
a.                   Melakukan login dan logout untuk admin
b.                  Melakukan pendataan  mobil yaitu meliputi fungisi :  add, update, delete, searching,  dan detail.
c.                   Melakukan Pendataan  embassy
d.                  Melakukan Pendataan  pelanggan
e.                   Menampilkan report penjualan dan grafik
f.                   Melakukan view dan update data admin

  B.     Gambaran umum sistem
Pengolahan data,informasipelanggan PT.TAM  masih menggunakan pencatatan secara spreadsheet.  Data yang begitu banyak membutuhkan waktu untuk penyususan laporan dan juga  pencetakan dokumen. Oleh karena itu, dibangun sistem yang memudahkan perusahaan untuk menginformasikan data dan juga pelaporan. MDP Online adalah aplikasi web yang dirancang untuk dapat memberikan layanan data MDP (Monthly Delivery Plan) secara  online kepada  user yang berada di TAM, Main Dealer,  Zone serta  Dealer Cabang. Data MDP berisi data rencana produksi kendaraan beserta nilai aktualnya untuk setiap periode produksi tertentu.

Data-data tersebut sangat dibutuhkan oleh TAM, Main Dealer, Zone maupun dealer Cabang. Dengan diimplementasikan sistem MDP  Online ini, banyak manfaat yang diperoleh PT. TAM dalam pendistribusian MDP diantaranya penghematan kertas-kertas untuk pendistribusian secara  hardcopy dan laporan-laporan yang dibutuhkan penghematan tinta  printer berkaitan denganpendistribusian data MDP dan laporanlaporan yang diperlukan, peningkatan janji delivery kepada  customer karena pihak 60 dealer dapat memberikan data yang tepat secara cepat, peningkatan akurasi data MDP yang berdampak pada berkurangnya tingkat kesalahan dalam pembuatan data MDP, proses distribusi data MDP menjadi lebih cepat dan akurat yang tadinya memerlukan waktu 3 hari untuk distribusi data MDP sampai ke main dealer/dealer sekarang hanya butuh waktu 10 menit saja maka pihak main dealer/dealer sudah menerima data MDP, proses MDP resived lebih cepat untuk proses pengiriman atau pembatalan pengiriman dari  main dealer atau dealer yang diinformasikan kepada pelanggan yang tadinya hanya dilakukan 2 kali dalam seminggu sekarang dapat dilakukan setiap jam.
Sistem informasi MDP Online yang diimplementasikan di PT. Toyota Astra Motor bertujuan untuk menangani distribusi data MDP kepada  main dealer atau dealarmengenai data kendaraan yang diproduksi untuk membantu  main dealer atau dealer, memberikan janji delivery kepada customer. Untuk dapat merencanakan aktivitas penjualan dengan baik sehingga dapatmencapai target yang telah ditetapkan, PT. Toyota Astra Motor memberikan informasi mengenai produk kendaraan yang didistribusikan setiap bulannya melalui  Monthly Delivery Plan (MDP).

4)      HASIL

Secara garis besar, penerapan sistem informasi yang terintegrasi dalam perusahaan dapat membantu hampir seluruh proses bisnis yang dijalankan.Sistem informasi terintegrasi dianggap dapat mendukung manajemenstrategis perusahaan mencapai target meningkatkan profit.  Beberapa alasan penerapan sistem informasi perusahaan antara lain :
a.                   Dapat mencakup seluruh fungsi bisnis baik manufaktur, pemasaran, finansial, level manajemen, dan lainnya.
b.                  Sebagai sarana pengumpulan, pengolahan, dan distribusi data antar komponen dalam organisasi perusahaan.
c.                   Sebagai penyedia data atau informasi baik yang dari internal maupun eksternal perusahaan untuk mendukung proses “decision making” yang lebih cepat dan aktual pada berbagai level dalam organisasi.
d.                  Mempermudah komunikasi antar fungsi sehingga lebih mudah berkoordinasi dalam pengambilan keputusan
e.                   Memungkinkan efisiensi jumlah pegawai karena beberapa pegawai dapat merangkap dengan jabatan administratifnya.
f.                   Dimanfaatkan sebagai strategi bersaing terhadap kompetitor dengan memaksimalkan penggunaan teknologi informasi yang dimiliki disesuaikan dengan struktur organisasi dan standar kerja. Teknologi sistem informasi tersebut dapat sekaligus dijadikan dasar perbandingan komparatif dengan yang diterapkan kompetitor.


Di samping alasan penerapan sistem informasi perusahaan tersebut terdapat beberapa kendala bagi perusahaan ini untuk menerapkan sistem informasi dengan teknologi yang lebih canggih antara lain:
a.                   Diperlukan pegawai dengan batas kualifikasi pendidikan atau pengalaman tertentu yang dianggap dapat mengoperasikan teknologi sistem informasi yang diterapkan perusahaan beserta komputasi pengolahan data.
b.                  Diperlukan pelatihan bagi pegawai mengenai pengoperasian teknologi sistem informasi.
c.                   Instalasi perangkat sistem informasi dengan teknologi yang lebih canggih membutuhkan biaya yang lebih tinggi agar dapat sesusai dengan sistem organisasi perusahaan.
d.                  Terdapat kemungkinan perubahan struktur organisasi dan standar kerja masing-masing unit untuk menyesuaikan dengan sistem informasi yang baru.
e.                   Manajemen perusahaan seharusnya dapat memilih dan mengatur sistem informasi yang diterapkan disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan perusahaan saat diperlukan perubahan sistem informasi. Selain itu juga perlu dikenali unit apa saja yang kinerjanya mungkin menurun jika dipaksa dengan standar penerapan sistem informasi tersebut.

5)      DAFTAR PUSTAKA

Tugas SoftSkill Jurnal

ANALISIS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA PERUSAHAN YAMAHA

Fetri Sari Tobing

Jurusan Manajemen Informatika, Fakultas Ilmu Komputer

Universitas Gunadarma

Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina, Depok 16424

fetritobing02@gmail.com

ABSTRAKSI

Dalam penelitian ini penulis menguraikan Skripsi dengan judul Analisis sistem akuntansi penjualan pada perusahaan dagang di Dealer Yamaha . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Sistem akuntansi penjualan sudah memenuhi unsure pengendalian intern pada perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan secara keseluruhan bahwa system manajemen yang diterapkan pada perusahaan telah memenuhi unsure pengendalian intern yang telah disusun dengan baik, akan tetapi pada unsur pengendalian intern dari sisi praktek yang sehat baik untuk penjualan tunai maupun kredit masih belum memenuhi unsure pengendalian intern.
Kata Kunci :Sistem Informasi Manajemen,Unsur Pengendalian intern

PENDAHULUAN

Perkembangan zaman yang pesat menuntut perusahaan yang ada saat ini harus memiliki keunggulan dalam menjalankan proses bisnisnya agar tetap bertahan dalam dunia bisnis, oleh karena itu saat ini banyak perusahaan yang mulai memanfaatkan sistem dan teknologi informasi sebagai komponen utama dalam mencapai keunggulan dalam berkompetisi dalam bisnis. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Sistem informasi manajemen menitikberatkan pada informasi untuk suatu keputusan terstruktur atau informasi yang dapat diantisipasi. Hal tersebut mungkin tampak sederhana, tetapi sebenarnya menyediakan informasi untuk membantu manajer-manajer dalam membuat dan memutuskan keputusan-keputusan terkait pekerjaan yang sangat sulit dan kompleks. Sistem informasi manajemen memainkan peranan penting dalam penyusunan rencana strategis, pembuatan keputusan, dan pengontrolan kegiatan-kegiatan untuk dapat mengukur tingkat keberhasilannya.
Sistem merupakan sekumpulan hal yang atau kegiatan atau elemen atau subsistem yang saling bekerja sama atau yang dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan (Sutanta 2003). Sistem informasi (SI), teknologi informasi dapat membantu segala jenis bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis, pengambilan keputusan manajerial, dan kerja sama kelompok kerja, hingga dapat memperkuat posisi kompetitif perusahaan dalam pasar yang cepat sekali berubah (O’Brien dan Marakas, 2011).
Perencanaan strategi sistem dan teknologi informasi adalah gabungan dari aktivitas pengembangan sistem dan teknologi informasi serta perencanaan strategi bisnis sehingga menghasilkan perpaduan yang sangat menguntungkan untuk meningkatkan proses bisnis dan kegiatan secara keseluruhan dari perusahaan tersebut. Dengan penerapan sistem dan teknologi informasi yang baik, maka akan menghasilkan informasi yang tepat dan cepat, sehingga akan membantu para manajer dalam menentukan strategi-strategi bisnis yang tepat dan cepat untuk mencapai visi dan misi perusahaan dengan cara menyediakan informasi-informasi yang dibutuhkan sebagai bahan pertimbangan bagi para pembuat keputusan. Perencanaan sumber daya perusahaan adalah sistem lintas-fungsional perusahaan yang mengintegrasikan dan mengotomatisasi banyak proses bisnis internal perusahaan, terutama dalam manufaktur, logistik, distribusi, akuntansi, keuangan, dan fungsi sumber daya manusia dari bisnis.

TUJUAN PENELITIAN

1) Untuk mengetahui apakah sistem manajemen penjualan yang diterapkan pada perusahaaan sudah memenuhi unsure pengendalian intern di sisi struktur organisasi.
2) Untuk mengetahui apakah sistem manajemen penjualan yang diterapkan pada perusahaaan sudah memenuhi unsure pengendalian intern di sisi sistem otoritas atau prosedur.
3) Untuk mengetahui apakah sistem manajemen penjualan yang diterapkan pada perusahaaan sudah memenuhi unsure pengendalian intern di sisi praktek yang sehat.
4) Untuk mengetahui apakah sistem manajemen penjualan yang diterapkan pada perusahaaan sudah memenuhi unsure pengendalian intern di sisi karyawan yang mutu.


METODE PENULISAN

OBJEK PENELITIAN

Sebagaimana tugas yang diberikan kepada saya untuk membuat analisa tentang system informasi manajemen pada suatu perusahaan. Akhirnya saya berfikir saya akan mengambil contoh perusaahaan Yamaha, salah satu yang menjadi daya tarik saya untuk menganalisa system informasi manajemen perusahaam ini adalah yang paling penting bahwa perusahaan Yamaha ini perusahaan sepeda motor terbesar di Indonesia bahkan di dunia. Maka dari itu saya sangat ingin mengetahui bagaimana manajemen dalam perusahaan ini berjalan sehingga dapat menjadi perusahaan otomotif terbesar di Indonesia bahkan di dunia sekalipun.

SUMBER DATA

Data yang diperoleh atas dua jenis data, yaitu :
1. Data Primer, yaitu data yang diperoleh penulis melalui pengamatan langsung (survey) pada perusahaan yang menjadi objek penelitian.
2. Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh penulis dengan
Mempelajari dan menelaah serta mengumpulkan buku-buku referensi mengenai teori-teori yang berhubungan dengan system informasi manajemen perusahaan serta dengan cara mencari banyak sumber dari media internet , yang pada akhir pembuatan makalah ini akan saya lampirka link yang menjadi sumber materi pembuatan makalah ini.
TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan :
1. Teknik Wawancara
Yaitu mengadakan tanya jawab langsung dan diskusi secara langsung dengan pihak perusahaan, khususnya dengan bagian yang berhubungan dengan objek penelitian.
2. Teknik KepustakaanYaitu pengumpulan data dengan membaca buku, dan laporan laporan yang berhubungan dengan penelitian.
3. Teknik Observasi
Yaitu metode pengumpulan data dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap aktivitas yang berhubungan dengan sistem akuntansi penjualan di perusahaan.

PEMBAHASAN

Dalam perusahaan ini system informasi yang digunakan ialah dengan model akuntansi atau secara umum kegiatan transaksi ini dilakukan dengan pencatatan setiap transaksi yang dilakukan. Sebab semua kegiatan yang terjadi dalam perusahaan ini berkaitan dengan pemasaran barang. Jadi saya telah menyimpulkan untuk lebih membahas kedalam system manajemen pencatatan atau system informasi akuntansi yang juga sangat berkaitan dengan system informasi manajemen.
Berikut adalah fungsi-fungsi yang terjadi dalam kegiatan transaksi di perusahaan ini :
1. Fungsi Penjualan
Fungsi ini bertanggung jawab untuk menerima order dari konsumen, dan menentukan apakah pembayaran dilakukan secara tunai atau secara kredit. Setelah mendapatkan kesepakatan akan dilanjutkan pada bagian administrasi. Bagian administrasi akan mengisi faktur penjualan tunai, faktur ini akan diproses untuk pengurusan surat-surat kendaraan bermotor dan arsip bagi perusahaan menyerahkan faktur tersebut kepada pembeli untuk pembayaran harga barang ke fungsi kas dan membawa barang ke fungsi pengiriman. Dalam struktur organisasi di Dealer Yamaha fungsi penjualan ini dilakukan oleh bagian sales.
2. Fungsi Kas
Dalam transaksi penjualan tunai ini, fungsi ini bertanggung jawab untuk menerima kas dari pembeli. Dalam struktur organisasi di Dealer Yamaha fungsi ini dilakukan oleh bagian Kasir.
3. Fungsi Akuntansi
Dalam transaksi dari penjualan tunai, fungsi ini bertanggung jawab sebagai pencatat transaksi penjualan dan penerimaan kas dan pembuatan laporan penjualan unit sepeda motor. Dalam struktur organisasi Dealer Yamaha fungsi ini ada di bagian administrasi. Pencatatan dilakukan dengan system manual.
Sistem Otoritas atau Prosedur
Adapun jaringan prosedur yang membentuk sistem akuntansi penjualan tunai adalah sebagai berikut.
1. Prosedur Order Penjualan.
Prosedur ini melibatkan fungsi penjualan yang dilakukan oleh bagian sales. Langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut:
a) Menerima order dari pembeli.
b) Menjelaskan produk dan menentukan pembayaran yang dilakukan apakah pembayaran tunai atau pembayaran secara kredit.
c) Melakukan proses penjelasan pajak dan STNK dan surat kuasa dengan disertai berbagai data pendukung termasuk data lengkap pembeli dan pengatasnamaan surat-surat kendaraan bermotor dengan validasi pimpinan. Dalam proses ini dimungkinkan untuk pengatasnamaan kendaraan bermotor apakah pengatasnamaan selain pembeli.
d) Memberikan penjelasan tentang buku service kendaraan.
e) Mengucapkan terima kasih dan mempersilahkan pembeli untuk menunggu barang dalam proses pengecekan fisik.
f) Dan menyerahkan kendaraan atau motor.

2. Prosedur Penerimaan Kas
Prosedur ini melibatkan fungsi kas dalam menerima pembayaran harga barang dari pembeli yang dilakukan oleh bagian kasir dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a) Setelah melakukan proses pencatatan data-data konsumen atau pembeli, maka fungsi kas dalam hal ini melibatkan kasir akan membuat bukti pembayaran secara tunai rangkap 3 dan proses validasi dari pimpinan, bila pembeli melakukan pembayaran kas maka bukti pembayaran secara tunai 1 akan diberikan sebagai tanda terima pembayaran kepada kosumen atau pembeli.
b) Menerima uang dari konsumen.3. Prosedur Penyerahan Barang Prosedur ini dilakukan oleh bagian bengkel (PDI MAN), dan langkahnya sebagai berikut:
a) Setelah motor dipilh, bagian bengkel akan melakukan pengecekan fisik dan sebagainya untuk keperluan kendaraan tersebut.
b) Menyerahkan barang atau motor tersebut kepeda konsumen atau pembeli.
4. Prosedur Pencatatan Penerimaan dan Penjualan Tunai Dalam prosedur ini melibatkan fungsi akuntansi yang dilakukan oleh bagian administrasi. Dengan bukti-bukti yang telah dibuat dilakukan pencatatan dengan cara manual.
a) Mengambil bukti-bukti yang digunakan.
b) Mencatat data-data.
c) Mengarsipkan bukti-bukti yang telah di buat.
5. Prosedur Penyetoran Kas ke Bank
Dalam prosedur ini dilakukan oleh bagian administrasi. Prosedur penyetoran dilakukan pada hari berikutnya, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a) Mengambil uang dari bagian kasir.
b) Menghitung kas dan membuat slip penyetoran ke bank.
c) Menyetorkan uang ke bank.
d) Mengarsipkan bukti setoran dari bank.
Sedangkan dokumen dan catatan yang terkait dengan system akuntansi penjualan tunai adalah sebagai berikut:
a. Bukti pembayaran secara tunai rangkap 3.
b. Bukti setoran bank.
c. STNK setelah 3 bulan dari proses pembelian.
d. BPKB setelah 6 bulan dari proses pembelian.
e. Fotocopy KTP konsumen atau pembeli.

HASIL

Penjualan merupakan sumber hidup suatu perusahaan, karena dengan penjualan akan memperoleh laba serta untuk mengetahui minat konsumen terhadap produk yang dihasilkan atau dijual. Definisi penjualan menurut Mulyadi (2010: 202), penjualan terdiri dari transaksi penjualan barang dan jasa, baik secara kredit maupun tunai. Penjualan merupakan suatu keputusan proses pemindahan kepimilikan atas barang yang telah di produksi atau yang telah siap untuk dijual kepada langganan.

DAFTAR PUSTAKA

http://jurnal.umrah.ac.id/wp-content/uploads/gravity_forms/1-ec61c9cb232a03a96d0947c6478e525e/2014/08/JURNAL-ROZANA-090462201309-AKUNTANSI.pdf

T3_33114651(Erwin Kardinto)

1. Sebutkan macam-macam pemrosesan data & Jelaskan!

Macam-macam pemrosesan data:
a. Pemrosesan Batch

Pengumpulan transaksi dan pemrosesan semua sekaligus dalam batch.
kelemahan dari pemrosesan ini manajemen tidak selalu memiliki informasi mutakhir yg menggambarkan sistem fisik.

b. Pemrosesan On-Line

Pengolahan transaksi satu per satu, kadang saat terjadinya transaksi, karena pengolahan on-
line berorientasi transaksi.

c. Sistem Real Time
Sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini mengharuskan komputer berespon cepat pada sistem fisik.

2. Jelaskan peranan alat input, output, software dalam memecahkan masalah !
  • Menjaga kesalahan input seminimal mungkin
  • Pencegahan dari suatu kesalahan
  • Pendeteksi dari suatu kesalahan
  • Pengkoreksi dari suatu kesalahan 
Semua alat input dan output dapat berkontribusi pada pemecahan masalah baik secara langsung dan tidak langsung. Contoh: keyboard , display monitor, printer dan plotter (berperan langsung),  source data automation device, microfilm (berperan tidak langsung).
Seperti halnya perangkat keras, perangkat lunak dapat juga berperan langsung atau tidak langsung. Contoh: sistem operasi (berperan tidak langsung), aplikasi bisnis umum dan industri (berperan tidak langsung), sebagian perangkat lunak aplikasi peningkatan produktivitas organisasi perorangan (berperan tidak langsung), spreadsheet, analisis statistik dan perkiraan, manajemen proyek (berperan langsung).
3. a.) Apa pengertian dari topologi jaringan
Pengertian topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

b.)  Sebutkan keuntungan & kerugian dari 3 tipe topologi jaringan!
1. Topologi Bus
Keuntungan:

Mudah dikembangkan
Jarak LAN tidak terbatas
Kecepatan transfer data tinggi
Jumlah terminal dapat ditambah/dikurangi tanpa mengganggu operasi yang telah berjalan

Kerugian:

Jika lalu lintas data terlalu tinggi dapat terjadi kemacetan
Dibutuhkan repeater untuk menguatkan sinyal pada pemasangan jarak jauh
Operasional jaringan LAN tergantung pada setiap terminal.
2. Topologi Star
Keuntungan:

Mudah dikembangkan
Keamanan data tinggi
Kemudahan dalam mengakses jaringan

Kerugian:

Lalu lintas data yang padat menyebabkan jaringan lambat
Jaringan tergantung pada terminal pusat

3. Topologi Ring
Keuntungan:

Laju data tinggi
Data melayani lalu lintas yang padat
Tidak diperlukan host, biaya relatif murah
Dapat melayani berbagai media pengirim
Komunikasi antar terminal mudah
Waktu yang diperlukan untuk mengakses data optimal

Kerugian:

Penambahan/pengurangan terminal sangat sulit
Kerusakan pada media pengiriman dapat menghentikan seluruh kerja jaringan
Kerusakan pada salah satu terminal dapat mengakibatkan kelumpuhan jaringan.

4. a.) Apa yang anda ketahui Tentang file, sebut dan jelaskan tipe File ?
File adalah Kumpulan atau koleksi item yang tersimpan dalam media penyimpanan sekunder. Atau himpunan seluruh record yang berhubungan.

Tipe tipe File adalah sebagai berikut :

File Induk (Master File)
File induk merupakan file yang terpenting pada suatu system. Sebuah file induk merupakan file yang digunakan untuk menyelesaikan tugas pokok tertentu dan dipelihara secara teratur.
Contoh : System akademik memerlukan file induk yang mencatat data mahasiswa dan data matakuliah.

Ada 2 jenis tipe File Induk (master file)
  1. File Induk Acuan (reference master file)
    yaitu file yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.
    Contoh : file mahasiswa yang berisi field nim, nama, alamat, dll
  1. File Induk Dinamik (dynamic master file)
    yaitu file yang berisi record yang terus-menerus berubah dalam kurun waktu tertentu atau berdasarkan suatu peristiwa transaksi.
    Contoh : berkas stok barang, dll.

File Transaksi (transaction file atau file input)
Yaitu file yang berisi informasi yang digunakan untuk memperbaharui file Master. Sehingga dengan adanya file transaksi ini, file master dapat berubah sesuai dengan informasi yang ada di file transaksi tersebut.
Contoh : Misalnya file penjualan yang berisi data hasil transaksi penjualan.

File Laporan (report file / File Output)
Yaitu file yang berisi data yang dibuat untuk laporan atau keperluan user, file ini hanya bisa dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar monitor.

File Sejarah (history file)
Yaitu file yang menyimpan data yang telah disimpan dalam bentuk suatu periode waktu tertentu yang telah lampau, biasanya digunakan untuk menyusun laporan yang bersifat tetap. Macam-macam file berdasarkan cara organisasinya, dibagi menjadi 2 jenis :
  1. File Sequensial
    yaitu file dimana dalam rangkaian fisik data yang satu dengan yang lainnya diakses berurutan sesuai dengan data secara fisik yang telah ditentukan sebelumnya.
  2. File Random
    yaitu file dimana dalam metode pengaksesannya dilakukan secara acak dan bebas tak berpengaruh pada urutan data tertentu.
File Pelindung (backup file)
Yaitu salinan dari file-file yang masih aktif di dalam database pada suatu saat tertentu. File ini digunakan sebagai pelindung.
b.) Bagaimana Sistem pengorganisasian Database Tradisional Berproses ?

Sistem pengorganisasian database masih terpisah-pisah antara database satu dengan database lainnya, sehingga banyak akibat negative yang ditimbulkan, antara lain :

  1. Redudansi atau duplikasi data. Menyebabkan informasi menjadi kurang akurat, bahkan terjadi perbedaan karena data yang satu sudah di perbaharui sementara duplikatnya belum.
  2. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang di gunakan untuk mengolah masing-masing database yang di bangun.
  3. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang menyebabkan SI yang terbentuk menjadi kurang fleksibel.
  4. Keterpisahan database satu dengan lainnya mengakibatkan tingkat keamanan data menjadi rendah.

5. Jelaskan tiga tingkat representasi data & jelaskan!
Tiga tingkat representasi data:
1. Level penyajian penampakan, representasi hasil pengolahan database menggunakan SI dalam format yang mudah di pahami oleh pemakai.

2. Level konseptual, memperlihatkan file-file data yang dibuat dan hubungannya satu sama lain dalam sebuah lingkungan database.

3. Level fisik, tahap terendah dari abstraksi data yang memperlihatkan struktur dan jenis data serta bagaimana data tersebut disimpan dan diorganisasikan dalam media penyimpanan.


T3_3C114621 Yusuf Maulana

1. Sebutkan macam macam pemrosesan data dan Jelaskan !

Pemrosesan data ( data processing) adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputer sehingga bisa berjalan secara otomatis.Setelah diolah, data ini mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka pemrosesan data sering dikatakan sebagai sistem informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama, pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran.

Macam macam dari pemrosesan data yaitu :
  • Pemrosesan data batch
adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses. Contoh dari penggunaan pemrosesan data batch adalah e-mail dan transaksi batch processing.
  • Pemrosesan data online
adalah sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk. Salah satu contoh penggunaan pemrosesan data online adalah transaksi online. Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan atau laporan.
  • Real time system
Atau juga disebut Sistem waktu nyata.Sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan.Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem.Sebuah Real time system adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan.Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya.Peralatan telekomunikasi dan jaringan komputer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara Real time.
2. Jelaskan peranan alat input, output, software dalam memecahkan masalah !
  • Menjaga kesalahan input seminimal mungkin
  • Pencegahan dari suatu kesalahan
  • Pendeteksi dari suatu kesalahan
  • Pengkoreksi dari suatu kesalahan 
Semua alat input dan output dapat berkontribusi pada pemecahan masalah baik secara langsung dan tidak langsung. Contoh: keyboard , display monitor, printer dan plotter (berperan langsung),  source data automation device, microfilm (berperan tidak langsung).
Seperti halnya perangkat keras, perangkat lunak dapat juga berperan langsung atau tidak langsung. Contoh: sistem operasi (berperan tidak langsung), aplikasi bisnis umum dan industri (berperan tidak langsung), sebagian perangkat lunak aplikasi peningkatan produktivitas organisasi perorangan (berperan tidak langsung), spreadsheet, analisis statistik dan perkiraan, manajemen proyek (berperan langsung).
3. A apa pengertian dari topologi jaringan !
Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 6 kategori utama seperti di bawah ini.
Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna.Topologi-topologi ini sering kita temui di kehidupan sehari-hari, namun kita tak menyadarinya.Topologi pertama yang digunakan adalah topologi bus.Semua Topologi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.
B. sebutkan keuntungan & kerugian dari 3 tipe topologi jaringan.

1. Topologi BUS
topologi jaringan komputer bus

Karakteristik Topologi BUS
  • Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
  • Sangat sederhana dalam instalasi
  • Sangat ekonomis dalam biaya.
  • Paketpaket data saling bersimpangan pada suatu kabel
  • Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
  • Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Keuntungan Topologi BUS
  • Topologi yang sederhana
  • Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan komputerkomputer atau peralatanperalatan yang lain
  • Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
  • Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kerugian Topologi BUS
  • Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
  • Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
  • Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
  • Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
2. Topologi STAR

topologi jaringan komputer star

Karakteristik Topologi STAR
  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
  • Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  • Sangat mudah dikembangkan
  • Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi STAR
  • Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka computer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
  • Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi STAR
  • Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  • Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.
  • Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
  • Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
3. Topologi RING

topologi jaringan komputer ring

Karaktristik Topologi RING
  • Nodenode dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
  • Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
  • Paketpaket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
  • Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  • Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
Keuntungan Topologi RING
  • Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
  • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
  • Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kerugian Topologi RING
  • Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi
  • keseluruhan jaringan.
  • Menambah atau mengurangi computer akan mengacaukan jaringan.
  • Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.


4. A. Apa yang anda ketahui Tentang file, sebut dan jelaskan tipe File ?

File adalah Kumpulan atau koleksi item yang tersimpan dalam media penyimpanan sekunder. Atau himpunan seluruh record yang berhubungan.

Tipe tipe File adalah sebagai berikut :

File Induk (Master File)
File induk merupakan file yang terpenting pada suatu system. Sebuah file induk merupakan file yang digunakan untuk menyelesaikan tugas pokok tertentu dan dipelihara secara teratur.
Contoh : System akademik memerlukan file induk yang mencatat data mahasiswa dan data matakuliah.

Ada 2 jenis tipe File Induk (master file)
  1. File Induk Acuan (reference master file)
    yaitu file yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.
    Contoh : file mahasiswa yang berisi field nim, nama, alamat, dll
  1. File Induk Dinamik (dynamic master file)
    yaitu file yang berisi record yang terus-menerus berubah dalam kurun waktu tertentu atau berdasarkan suatu peristiwa transaksi.
    Contoh : berkas stok barang, dll.

File Transaksi (transaction file atau file input)
Yaitu file yang berisi informasi yang digunakan untuk memperbaharui file Master. Sehingga dengan adanya file transaksi ini, file master dapat berubah sesuai dengan informasi yang ada di file transaksi tersebut.
Contoh : Misalnya file penjualan yang berisi data hasil transaksi penjualan.

File Laporan (report file / File Output)
Yaitu file yang berisi data yang dibuat untuk laporan atau keperluan user, file ini hanya bisa dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar monitor.

File Sejarah (history file)
Yaitu file yang menyimpan data yang telah disimpan dalam bentuk suatu periode waktu tertentu yang telah lampau, biasanya digunakan untuk menyusun laporan yang bersifat tetap. Macam-macam file berdasarkan cara organisasinya, dibagi menjadi 2 jenis :
  1. File Sequensial
    yaitu file dimana dalam rangkaian fisik data yang satu dengan yang lainnya diakses berurutan sesuai dengan data secara fisik yang telah ditentukan sebelumnya.
  2. File Random
    yaitu file dimana dalam metode pengaksesannya dilakukan secara acak dan bebas tak berpengaruh pada urutan data tertentu.
File Pelindung (backup file)
Yaitu salinan dari file-file yang masih aktif di dalam database pada suatu saat tertentu. File ini digunakan sebagai pelindung.
Bagaimana Sistem pengorganisasian Database Tradisional Berproses ?

Sistem pengorganisasian database masih terpisah-pisah antara database satu dengan database lainnya, sehingga banyak akibat negative yang ditimbulkan, antara lain :
  1. Redudansi atau duplikasi data. Menyebabkan informasi menjadi kurang akurat, bahkan terjadi perbedaan karena data yang satu sudah di perbaharui sementara duplikatnya belum.
  2. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang di gunakan untuk mengolah masing-masing database yang di bangun.
  3. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang menyebabkan SI yang terbentuk menjadi kurang fleksibel.
  4. Keterpisahan database satu dengan lainnya mengakibatkan tingkat keamanan data menjadi rendah.

B. bagaimana sistem pengorganisasian data base tradisional berproses!
Sistem pengorganisasian database masih terpisah-pisah antara database satu dengan database lainnya, sehingga banyak akibat negative yang ditimbulkan, antara lain :

1. Redudansi atau duplikasi data. Menyebabkan informasi menjadi kurang akurat, bahkan terjadi perbedaan karena data yang satu sudah di perbaharui sementara duplikatnya belum.

2. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang di gunakan untuk mengolah masing-masing database yang di bangun.

3. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang menyebabkan SI yang terbentuk menjadi kurang fleksibel.

4. Keterpisahan database satu dengan lainnya mengakibatkan tingkat keamanan data menjadi rendah
.
 5. Jelaskan Tipe Tingkat Representasi Data dan Jelaskan !
Level penyajian penampakan, representasi hasil pengolahan database menggunakan SI dalam format yang mudah di pahami oleh pemakai.
Level konseptual, memperlihatkan file-file data yang dibuat dan hubungannya satu sama lain dalam sebuah lingkungan database.

Level fisik, tahap terendah dari abstraksi data yang memperlihatkan struktur dan jenis data serta bagaimana data tersebut di simpan dan diorganisasikan dalam media penyimpanan. 



 
Blogger Templates