rss
twitter
    Universitas' Gunadarma

T2_39114158 (REZA ANDRI SANJAYA)



TUGAS SOFTSKILL KEDUA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


1. Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah pendekatan sistem!

2. Sebutkan beberapa sifat pengolahan data yang membedakan dengan area aplikasi lain!

3. Berilah contoh sebuah sistem pakar atau expert sistem!

4. sebutkan perbedaan antara system informasi manajemen menurut Robert G murdik dan

Gordon B Davis!
Jawaban:
1.Langkah – langkah dalam pendekatan sistem meliputi:


A. Analisa Sistem
Langkah – langkahnya:
o Penetapan sistem apa yang akan dipakai
o Penetapan langkah langkah yang akan ditempuh
o Pengumpulan data dan fakta tentang sistem yang dipelajari
o Pengkajian data
o Penyusunan deskripsi sistem
o Pengenalan identifikasi dan perumusan masalah sistem

B.Perancangan Sistem
Secara konseptual dapat memecahkan masalah dengan optimal
Langkah – langkahnya:
o Penetapan tujuan
o Spesifikasi beberapa alternatif, mekanisme dan prosedur, proses, feed back untuk
merubah input dan output

C. Manajemen Sistem
Langkah – langkahnya:
o Memebentuk TIM
o Mempelajari sistem informasi pada saat ini
o Menetapkan tujuan SIM
o Evaluasi alternatif rancangan sistem informasi
o Evaluasi alternatif perlengkapan sistem
o Analisa biaya yang diusulkan
o Siapkan langkah penerapan
o Tinjauan ulang sistem informasi tiap tahun

2.  Sifat-sifat dari suatu data dapat diklasifikasikan menjadi empat macam, antara lain :
 a. Data kuantitatif (quantitative data) adalah data mengenai penggolongan dalam
     hubungannya dengan penjumlahan.
 b. Data kualitatif (qualitative data) adalah data mengenai penggolongan dalam
     hubungannya dengan kualitas atau sifat tertentu.
 c. Data makro (macro data) adalah data yang meliputi suatu objek dalam skala yang luas,
     sekelompok masyarakat, daerah wilayah, atau suatu propinsi dan negara.
 d. Data mikro (micro data) adalah data yang meliputi suatu unit usaha, rumah tangga,
     atau individu.
Ø  Namun, sifat-sifat pengolahan data yang lainnya, adalah sebagai berikut :
  *) Mempunyai fokus historis yang paling utama.
  *) Menghimpun data yang detail atau lengkap.
      Karena record pengolahan data menggambarkan aktivitas perusahaan secara lengkap,
      maka ia akan jadi alat untuk merekontruksi kembali tindakan/transaksi tersebut secara
      urut jika record diperlukan. Kronologi itu disebut dengan audittrail.
  *) Menghimpun data yang detail atau lengkap.
      Karena record pengolahan data menggambarkan aktivitas perusahaan secara lengkap,
      maka ia akan jadi alat untuk merekontruksi kembali tindakan/transaksi tersebut secara
      urut jika record diperlukan. Kronologi itu disebut dengan audittrail.
  *) Pengolahan data menjalankan tugas yang penting
      Pengolahan data adalah aktivitas yang diperlukan.
  *) Mengikuti prosedur standar secara relative
      Peraturn dan latihan yang diterima menguraikan atau menerangkan cara pengolahan data
      yang akan dilakukan.
  *) Memberikan informasi pemecahn masalah minimal.

Ø  Pengolahan data merupakan tindakan melakukan serangkaian operasi terencana atas
data. Untuk memproses data dan mendatangkan hasil yang berarti maka perlu dilakukan
kombinasi operasi data berupa :
A. Pencatatan (capturing)
     Kegiatan perekaman dari suatu atau beberapa kejadian dalam bentuk formulir.
B. Pemeriksaan (verifying)
     Kegiatan pengecekan data yang sudah direkam untuk memperoleh data yang benar.
C. Pengelompokan (clasifying)
    Operasi yang mendapatkan elemen data ke dalam kategori yang spesifik sehingga
    memberikan kemudahan kepada pemakai.
D. Penyusunan atau Penyortiran (sorting)
   Penempatan dari elemen data yang telah dispesifikasikan berdasarkan aturan secara
   berurutan.
E. Peringkasan (sumarising)
   Operasi penggabungan elemen data, yang terdiri atas dua cara yaitu : melalui duplikasi
   data secara matematika, dan kegiatan pengurangan kerumitan data secara logika atau
   algoritma..
F. Perhitungan (calculating)
   Operasi ini mencakup proses perhitungan dan manipulasi data dalam media tertentu,
   seperti : microfilm, disk, dan media lain sehingga dapat digunakan kembali bila
   diperlukan.
G. Penyimpanan (stroring)
   Perekaman data dalam media tertentu seperti disk, magnetic tape, hardisk, dan lain-lain.
H. Reproduksi (reproduction)
   Penduplikasian data suatu media ke media lain dalam satu tempat.
I. Penyebaran Komunikasi (disseminating communication)
   Pentransferan data dari satu tempat ke tempat yang lain, sehingga dapat dimanfaatkan
   lebih dari satu pemakai.
3. Contoh sebuah sistem pakar/expert sistem!
   Expert system (sistem pakar) adalah sistem
   komputer yang mengemulasi kemampuan pengambilan keputusan seorang ahli manusia.
   Sistem pakar dirancang untuk memecahkan masalah kompleks dengan penalaran tentang
   pengetahuan, seperti seorang ahli, dan bukan dengan mengikuti prosedur yang sebuah
   pengembang seperti kasus dalam pemrograman konvensional. Sistem pakar pertama
   diciptakan pada 1970-an dan kemudian berkembang biak pada 1980-an. Sistem pakar
   merupakan salah satu bentuk benar-benar sukses pertama dari AI perangkat lunak.
   Sebuah sistem pakar memiliki struktur yang unik, berbeda dari tradisional program .
   Hal ini dibagi menjadi dua bagian, satu tetap, independen dari sistem pakar: mesin
   inferensi, dan satu variabel: basis pengetahuan. Untuk menjalankan sistem pakar, alasan
   mesin tentang pengetahuan dasar seperti manusia. Pada 80 adalah bagian ketiga muncul:
   dialog antarmuka untuk berkomunikasi dengan pengguna. Kemampuan untuk melakukan
   percakapan dengan pengguna yang kemudian disebut “percakapan” . Dasar dari sistem
   pakar yang sukses tergantung pada serangkaian prosedur teknis dan pengembangan yang
   dapat dirancang oleh teknisi dan ahli terkait. Dengan demikian, sistem pakar biasanya
   tidak memberikan jawaban definitif, tetapi memberikan rekomendasi probabilistik.
   contoh penerapan SIM untuk expert system.
o  Sebuah contoh dari sistem pakar di bidang keuangan adalah expert system untuk
    hipotik . Departemen Pinjaman tertarik dalam expert system untuk hipotek karena
    biaya tenaga kerja tumbuh, yang membuat penanganan dan penerimaan pinjaman
    relatif kecil kurang menguntungkan. Mereka juga melihat kemungkinan untuk
    standar, penanganan efisien pinjaman dengan menerapkan sistem pakar(expert
    system), yang menghargai bahwa untuk penerimaan hipotek ada aturan keras dan
    cepat yang tidak selalu ada dengan jenis lain pinjaman.
o  Industri makanan menggunakan expert system untuk menyimpan keahlian dari
    seorang ahli yang sudah mendekati masa pension.
o  Pada tahap penganalisa data pada suatu perusahaan juga dibutuhkan sumber
   data yang kemudian nantinya diolah dan disimpan pada suatu system computer
   baik berupa jaringan.

4.   Menurut Gordon B.Davis dalam buku ‘Kerangka dasar SIM’, SIM adalah :
 Sistem Informasi Manajemen adalah Suatu serapan teknologi baru kepada persoalan
keorganisasian dalam pengolahan transaksi dan pemberian informasi bagi kepentingan
keorganisasian’. (Gordon B.Davis,1985;23).
Masih menurut Gordon.B Davis, dalam buku ‘Analisis dan Desain informasi’ SIM’, adalah :
‘Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk
menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi
organisas’i.Jogiyanto,2005,15).
( Robert G. Murdick, Sistem Informasi Manajemen) Sistem informasi
manajemen adalah suatu kelompok orang, seperangkat pedoman dan petunjuk,
peralatan pengolah data ( seperangkat elemen ) memilih, menyimpan, mengolah dan
mengambil kembali data ( mengoperasikan data dan barang ) untuk mengurangi
ketidakpastian pada pengambilan keputusan ( mencari tujuan bersama ) dengan
menghasilkan informasi untuk manajer pada waktu mereka dapat menggunakannya
dengan paling efisian ( menghasilkan informasi menurut waktu rujukan ).




http://ediharukaze.blogspot.co.id/2013/10/pengertian-sistem-informasi-manajemen.html




REZA ANDRI SANJAYA
2DB01
39114158

0 komentar:

Posting Komentar

 
Blogger Templates