PENULISAN
JURNAL ILMIAH
KEAMANAN
PADA JARINGAN WORLD WIDE WEB
Hendro Setyo Bimantoro
(34114901)
Manajemen Informatika,
Fakultas Ilmu komputer
Universitas Gunadarma
Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina, Depok 16424
Email : a5.hendrosetyo.1213@gmail.com
ABSTRAKSI
Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat
ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar
arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat
ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer
yang terhubung dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena
adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat. Tetapi dalam beberapa
hal terhubung dengan internet bisa menjadi suatu ancaman yang berbahaya, banyak
serangan yang dapat terjadi baik dari dalam maupun luar seperti virus, trojan,
maupun hacker. Pada akhirnya security komputer dan jaringan komputer akan
memegang peranan yang penting dalam kasus ini.
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
World Wide Web
(WWW atau Web1) merupakan salah satu “killer applications” yang menyebabkan
populernya Internet. Kehebatan Web adalah kemudahannya untuk mengakses informasi, yang dihubungkan satu dengan lainnya melalui konsephypertext.
Informasi dapat tersebar di mana-mana di dunia dan terhubung melaluihyperlink. Informasi lebih lengkap
tentang WWW dapat diperoleh di web W3C .
Pembaca atau peraga sistem WWW yang lebih dikenal dengan istilahbrowser dapat diperoleh dengan
mudah, murah atau gratis. Contoh browser adalah Netscape, Internet Explorer,
Opera, kfm (KDE file manager di sistem Linux), dan masih banyak lainnya.Kemudahan
penggunaan program browser inilah yang memicu populernya WWW. Sejarah dari
browser ini dimulai dari browser di sistem komputer NeXT yang kebetulan
digunakan oleh Berners-Lee. Selain browser NeXT itu, pada saat itu baru ada
browser yang berbentuk text (text-oriented) seperti “line mode” browser.
Berkembangnya WWW dan Internet menyebabkan pergerakan sistem informasi untuk
menggunakannya sebagai basis. Banyak sistem yang tidak terhubung ke Internet
tetapi tetap menggunakan basis Web sebagai basis untuk sistem informasinya yang
dipasang di jaringan Intranet. Untuk itu, keamanan sistem informasi yang
berbasis Web dan teknologi Internet bergantung kepada keamanan sistem Web
tersebut. Arsitektur sistem Web terdiri dari dua sisi: server dan client.
Keduanya dihubungkan dengan jaringan komputer (computer network). Selain
menyajikan data-data dalam bentuk statis, sistem Web dapat menyajikan data
dalam bentuk dinamis dengan menjalankan program. Program ini dapat dijalankan
di server (misal dengan CGI, servlet) dan di client (applet, Javascript).
B. RUMUSAN MASALAH
Munculnya masalah keamanan ini didasarkan atas
beberapa asumsi yang datang dari berbagai kalangan baik dari kalangan / pihak
User, dari pihak Web Master atau dari Sistem Web itu sendiri, sehingga beberapa
asumsi dapat disimpulkan sebagai berikut :
- Server dimiliki dan
dikendalikan oleh organisasi yang mengaku memiliki server tersebut.
- Dokumen yang ditampilkan bebas
dari virus, trojan horse, atau itikad jahat lainnya. Bisa saja seorang yang
nakal memasang virus di web nya. Akan tetapi ini merupakan anomali.
- Server tidak
mendistribusikan informasi mengenai pengunjung (user yang melakukan browsing)
kepada pihak lain. Hal ini disebabkan ketika kita mengunjungi sebuah web site,
data-data tentang kita (nomor IP, operating system, browser yang digunakan,
dll.) dapat dicatat.
- Pelanggaran
terhadap asumsi ini sebetulnya melanggar privacy. Jika hal ini dilakukan maka
pengunjung tidak akan kembali ke situs ini.
C. TUJUAN
Tujuan
dari makalah ini adalah :
1. Mengetahui metode keamanan seperti apa yang
tepat untuk layanan WWW ini.
2. Membuktikan melalui metode keamanan yang
didapat terhadap jawaban dari apa yang diasumsikan diatas.
D. LANDASAN TEORI
Internet merupakan jaringan global yang
menghubungkan suatu network dengan network lainya di seluruh dunia. TCP/Ip
menjadi protocol perhubungan antara jaringan-jaringan yang beragam di seluruh
dunia untuk dapat berkomunikasi. World Wide Web (WWW) merupakan bagian dari
internet yang paling cepat berkembang dan paling populer
WWW bekerja merdasarkan pada tiga mekanisme
berikut:
• Protocol standard aturan yang di gunakan untuk berkomunikasi
pada computer networking, Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protocol
untuk WWW.
• Address
WWW memiliki aturan penamaan alamat web yaitu: URL(UniformResource Locator) yang di gunakan
sebagai standard alamat internet.
• HTML digunakan
untuk membuat document yang bisa di akses melalui web. HTML merupakan standard
bahasa yang digunakan untuk menampilkan documentweb.
• Mengontrol tampilan dari web page
dan contentnya.
• Mempublikasikan document secara
online sehingga bisa di akses.
• Membuat online form yang bisa di
gunakan untuk menangani pendaftaran,
transaksi secara online.
Menambahkan
object-object seperti image, audio, video dan juga java appletdalam document
HTMLBrowser merupakan software yang di install di mesin client yang berfungsi
untukmenterjemahkan tag-tag HTML menjadi halaman web. Browser yang sering digunakan
biasanya Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Mozilla dan masih banyak
yang lainya.
E. IMPLEMENTASI
- KEAMANAN SERVER
Server WWW menyediakan fasilitas agar client
dari tempat lain dapat mengambil informasi dalam bentuk berkas (file), atau
mengeksekusi perintah (menjalankan program) di server. Fasilitas pengambilan
berkas dilakukan dengan perintah “GET”, sementara mekanisme untuk mengeksekusi
perintah di server dapat dilakukan dengan “CGI” (Common Gateway Interface),
Server Side Include (SSI), Active Server Page (ASP), PHP, atau dengan
menggunakan servlet (seperti
pernggunaan Java Servlet). Kedua
jenis servis di atas (mengambil berkas biasa maupun menjalankan program di
server) memiliki potensi lubang keamanan yang berbeda.
Adanya lubang keamanan di sistem WWW dapat
dieksploitasi dalam bentuk yang beragam, antara lain:
• Informasi yang ditampilkan di server diubah sehingga
dapat mempermalukan perusahaan atau organisasi anda (dikenal dengan
istilah deface1);
• Informasi yang semestinya dikonsumsi untuk kalangan
terbatas (misalnya laporan keuangan, strategi perusahaan anda, atau database
client anda) ternyata berhasil disadap oleh saingan anda (ini mungkin
disebabkan salah setup server, salah setup router / firewall, atau salah setup
authentication);
• Informasi dapat disadap (seperti misalnya pengiriman
nomor kartu kredit untuk membeli melalui WWW, atau orang yang memonitor kemana
saja anda melakukan web surfing);
• Server diserang (misalnya dengan memberikan request secara bertubi-tubi) sehingga tidak bisa memberikan layanan ketika dibutuhkan
(denial of service attack);
• Untuk server web yang berada di belakang firewall,
lubang keamanan di server web yang dieksploitasi dapat melemahkan atau bahkan
menghilangkan fungsi dari firewall (dengan mekanisme tunneling).
Strategi
Implementasi
a. Membatasi akses melalui Kontrol Akses
Sebagai penyedia informasi (dalam bentuk
berkas-berkas), sering diinginkan pembatasan akses. Misalnya, diinginkan agar
hanya orang-orang tertentu yang dapat mengakses berkas (informasi) tertentu.
Pada prinsipnya ini adalah masalah kontrol akses. Pembatasan akses dapat
dilakukan dengan:
• Membatasi domain atau nomor IP yang
dapat mengakses;
• Menggunakan pasangan userid &
password;
• Mengenkripsi data sehingga hanya dapat
dibuka (dekripsi) oleh orang yang memiliki kunci pembuka.
b. Proteksi halaman dengan menggunakan password
Salah satu mekanisme mengatur akses adalah
dengan menggunakan pasangan userid (user identification) dan password. Untuk server Web yang berbasis
Apache1, akses ke sebuah halaman (atau sekumpulan berkas yang terletak di
sebuah directory di sistem Unix) dapat diatur dengan menggunakan berkas
“.htaccess”.
c. Secure Socket Layer
Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan
server WWW adalah dengan menggunakan enkripsi pada komunikasi pada tingkat
socket. Dengan menggunakan enkripsi, orang tidak bisa menyadap data-data
(transaksi) yang dikirimkan dari/ke server WWW. Salah satu mekanisme yang cukup
populer adalah dengan menggunakan Secure
Socket Layer(SSL) yang mulanya dikembangkan oleh Netscape.
d. Mengetahui Jenis Server
Informasi tentang web server yang digunakan
dapat dimanfaatkan oleh perusak untuk melancarkan serangan sesuai dengan tipe
server dan operating system yang digunakan. Seorang penyerang akan mencari tahu
software dan versinya yang digunakan sebagai web server, kemudian mencari
informasi di Internet tentangkelemahan web server tersebut. Informasi tentang
program server yang digunakan sangat mudah diperoleh. Cara yang paling mudah
adalah dengan menggunakan program “telnet” dengan melakukan telnet ke port 80
dari server web tersebut, kemudian menekan tombol return dua kali. Web server
akan mengirimkan respon dengan didahuli oleh informasi tentang server yang
digunakan.
e. Keamanan Program CGI
Common Gateway Interface (CGI) digunakan untuk
menghubungkan sistem WWW dengan software lain di server web. Adanya CGI
memungkinkan hubungan interaktif antara user dan server web. CGI
seringkali digunakan sebagai mekanisme untuk mendapatkan informasi dari user
melalui “fill out form”, mengakses database, atau menghasilkan halaman yang dinamis.
- KEAMANAN CLIENT WWW
Dalam bagian terdahulu dibahas masalah yang
berhubungan dengan server WWW. Dalam bagian ini akan dibahas masalah-masalah
yang berhubungan dengan keamanan client WWW, yaitu pemakai (pengunjung) biasa.
Keamanan di sisi client biasanya berhubungan dengan masalah privacy dan penyisipan virus atau
trojan horse.
a. Pelanggaran
Privacy
Ketika kita mengunjungi sebuah situs web,
browser kita dapat “dititipi” sebuah “cookie”
yang fungsinya adalah untuk menandai kita. Ketika kita berkunjung ke server itu
kembali, maka server dapat mengetahui bahwa kita kembali dan server dapat
memberikan setup sesuai dengan keinginan (preference)
kita. Ini merupakan servis yang baik. Namun data-data yang sama juga dapat
digunakan untuk melakukantracking kemana
saja kita pergi. Ada juga situs web yang mengirimkan script (misal Javascript)
yang melakukan interogasi terhadap server kita (melalui browser) danmengirimkan
informasi ini ke server. Bayangkan jika di dalam komputer kita terdapat data-data
yang bersifat rahasia dan informasi ini dikirimkan ke server milik orang lain.
b. Penyisipan Trojan Horse
Cara penyerangan terhadap client yang lain
adalah dengan menyisipkan virus atau trojan horse. Bayangkan apabila yang anda
download adalah virus atau trojan horse yang dapat menghapus isi harddisk anda.
Salah satu contoh yang sudah terjadi adalah adanya web yang menyisipkan
trojan horse Back Orifice (BO) atau Netbus sehingga komputer anda dapat
dikendalikan dari jarak jauh. Orang dari jarak jauh dapat menyadap apa yang
anda ketikkan, melihat isi direktori, melakukan reboot, bahkan memformat
harddisk.
F. KESIMPULAN
Dari paparan diatas dapat disimpulkan sebagai
berikut :
Ø Sistem
keamanan WWW dibagi kedalam dua aspek, yaitu aspek dari Server dan aspek dari
Client.
Ø Untuk sisi
server ada mekanisme tertentu untuk mengambil file / berkas yang ada dalam
server
Ø Beberapa
strategi untuk memberikan keamanan server diantaranya adalah batasan kontrol
aksesn, proteksi halaman dengan password, SSL (Security SocketLayer)
Ø Sedangkan
yang harus diperhatikan dalam strategi pengamanan untuk client diantaranya
adalah masalah privacy dan trojan house.
DAFTAR PUSTAKA
1. Richard H. Baker, “Network
Security: how to plan for it and achieve it,” McGraw-Hill International,
1995.
2. Steven M. Bellovin, “Security
Problems in TCP/IP Protocol Suite,” Computer Communication Review, Vol. 19,
No. 2, pp. 32-48, 1989.
3. Tim Berners-Lee, “Weaving the
Web: the past, present and future of the world wide web by its inventor,” Texere, 2000.


0 komentar:
Posting Komentar